Saham & Insight Emiten
Temukan ulasan lengkap dan mendalam mengenai aksi korporasi seperti right issue, buyback, akuisisi, merger, pembagian dividen, dan berbagai aksi strategis lain yang dilakukan oleh emiten BEI. Di sini, setiap berita dan analisis dikupas untuk membantu investor memahami dampaknya secara ril, peluang yang muncul, serta potensi risiko yang perlu diwaspadai dalam pengambilan keputusan investasi.
Misteri Anomali Harga SMDR, Bearish Setelah Bullish
Ada perasaan tidak nyaman yang menjalar di benak para trader ritel ketika melihat layar monitor pada penutupan perdagangan Jumat, 9 Januari 2026. Saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), yang sempat digadang-gadang akan menjadi primadona di awal tahun, justru berakhir memerah. Ditutup di level Rp 410, turun 3,76% atau kehilangan 16 poin, SMDR seolah menampar ekspektasi banyak orang yang baru saja masuk.
Saham CMRY, MYOR, CPIN. Mana Lebih Value Investing ?
<p>Sektor barang konsumsi selalu menjadi tempat aman bagi investor ritel Indonesia. Alasannya sederhana, orang tetap makan, tetap minum, dan tetap belanja. Tapi di tengah pasar yang makin pintar dan valuasi yang semakin mahal, tidak semua saham konsumer lagi-lagi bisa dianggap “aman”.</p> <p>Tiga nama besar yang selama ini jadi langganan portofolio investor yakni Cisarua Mountain Dairy (CMRY), Mayora Indah (MYOR), dan Charoen Pokphand Indonesia (CPIN). Kini tampil dengan wajah yang berbeda. Ketiganya masih menguasai benak pasar, namun angka-angka menunjukkan dinamika yang menarik: siapa yang masih menawarkan value, siapa yang hanya menawarkan pertumbuhan mahal?</p> <p>Mari kita bedah satu per satu dengan kacamata dua legenda value investing ala Warren Buffett dan Peter Lynch. Analisa ini juga dilengkapi perbandingan data fundamental 3 emiten tersebut</p>
MAPI Mau Bagikan Dividen. Kejar Trading atau Dividen?
PT Mitra Adiperkasa Tbk (kode saham: MAPI) kembali menarik perhatian pelaku pasar setelah mengumumkan dividen tunai sebesar Rp10 per saham untuk tahun buku 2024.
Kinerja Keuangan BBNI terjaga di Q2 Tahun 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatat kinerja keuangan yang bercampur pada semester pertama 2025. Dari sisi laba, perusahaan mencatat penurunan tipis, namun di sisi lain berhasil memperkuat neraca, mempertahankan likuiditas yang sehat, dan menurunkan risiko kredit.
Strategi Navigasi Risiko dan Keamanan Modal di Pasar Bearish
Strategi untuk menjaga keamanan modal di pasar saham saat kondisi sedang menurun atau bearish menuntut ketajaman analisis serta kedisiplinan yang lebih tinggi dibandingkan saat pasar sedang bergairah. Kondisi bearish menurut platform edukasi Mikir Duit merupakan situasi pasar dengan likuiditas yang minim sehingga harga saham cenderung bergerak turun secara bertahap atau sideways dalam waktu yang cukup lama. Hal ini berbeda dengan market crash yang merupakan penurunan drastis dalam waktu singkat seperti krisis pada tahun dua ribu delapan atau pandemi pada tahun dua ribu dua puluh. Main aman di saham saat market bearish berarti mengutamakan perlindungan nilai aset melalui rotasi sektor ke saham defensif serta penggunaan analisis teknikal guna menghindari jebakan kerugian yang semakin dalam.